Tindak Tutur
searle dalam bukunya speech acts an essay the philosophy of language ( 1969, 23-24) mengemukakan bahwa secara pragmatis mengemukakan tiga jenis tindakan yang dapat diwujudkan oleh seorang penutur, yaitu tindak lokusi, ilokusi dan tindak perlokusi.
- Tindak Lokusi
Tindak lokusi adalah tindak tutur untuk menyatakan sesuatu. Contoh : Hari ini hari senin. - Tindak Ilokusi
Tindak ilokusi adalah sebuah tuturan yang berfungsi untuk mengatakan atau untuk menginformasikan sesuatu, dapat juga digunakan untuk melakukan sesuatu. Contoh : Rambutmu sudah panjang - Tindak Perlokusi
Tindak tutur perlokusi adalah sebuah tuturan yang di utarakan oleh seseorang yang mempunyai daya pengaruh atau efek bagi yang mendengarnya. Contoh : kemarin saya sangat sibuk.
Tindak tutur dibedakan menjadi tindak tutur:- Tindak tutur langsung
Secara formal, berdasarkan modusya, kalimat dibedakan menjadi kalimat deklaratif, kalimat interogatif dan kalimat interogatif. Contoh : Ada makanan di almari? - Tindak tutur tidak langsung
Tuturan yang diutarakan secara tidak langsung biasanya tidak dapat dijawab secara langsung, tetapi harus segera dilaksanakan maksud yang terimplikasi di dalamnya. Contoh :
+ Saya kemarin tidak dapat hadir.
- Sudah tahu. Kemarin kamu tidak kelihatan
- Tindak tutur langsung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar