Senin, 11 Maret 2013

Tindak Tutur
searle dalam bukunya speech acts an essay the philosophy of language ( 1969, 23-24) mengemukakan bahwa secara pragmatis mengemukakan tiga jenis tindakan yang dapat diwujudkan oleh seorang penutur, yaitu tindak lokusi, ilokusi dan tindak perlokusi.
  1. Tindak Lokusi
    Tindak lokusi adalah tindak tutur untuk menyatakan sesuatu. Contoh : Hari ini hari senin.
  2. Tindak Ilokusi
    Tindak ilokusi adalah sebuah tuturan yang berfungsi untuk mengatakan atau untuk menginformasikan sesuatu, dapat juga digunakan untuk melakukan sesuatu. Contoh : Rambutmu sudah panjang
  3. Tindak Perlokusi
    Tindak tutur perlokusi adalah sebuah tuturan yang di utarakan oleh seseorang yang mempunyai daya pengaruh atau efek bagi yang mendengarnya. Contoh : kemarin saya sangat sibuk.

             

      Tindak tutur dibedakan menjadi tindak tutur:
    • Tindak tutur langsung
      Secara formal, berdasarkan modusya, kalimat dibedakan menjadi kalimat deklaratif, kalimat interogatif dan kalimat interogatif. Contoh : Ada makanan di almari?
    • Tindak tutur tidak langsung
      Tuturan yang diutarakan secara tidak langsung biasanya tidak dapat dijawab secara langsung, tetapi harus segera dilaksanakan maksud yang terimplikasi di dalamnya. Contoh :
      + Saya kemarin tidak dapat hadir.
      -  Sudah tahu. Kemarin kamu tidak kelihatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar