Senin, 01 April 2013

Bahagia Qu

          Setelah usai shalat subuh, aku duduk di depan kos ku, tiba-tiba aku mendengar ponselku  berdering, ku berlari masuk kedalam kamar dan melihat siapa yang menelponku pagi-pagi begini. Aku kaget sekaligus senang karena yang menelpon adalah ayahku. Ayah mengatakan : "  ayah sama ibu udah sampai di Medan jam 10 semalam, mau dibelikan apa oleh-olehnya besok? bju yang adek minta semalam itu nggak ada, udah ayah cari sama ibu tadi malam".
Aku menjawab : Alhamdulillah ayah sama ibu sampai tujuan dengan selamat, kalau bju yang adek pesan itu nggak ada, ya udah ayah blikan apa aja yang menurut ayah baik.
ayahku menjawab" ya udah, kalau begitu, jaga diri baik-baik dirantau orang, blajar yang giat,,
Setelah itu ayahku menutup telponnya,
Aku bahagia karena aku akan di belikan sesuatu, meskipun itu tidak seberapa harganya, yang aku lihat ada keikhlasan dari mereka berdua.




Jumat, 29 Maret 2013

Akhir Sebuah Cintaku


                      
  

                        Awalnya semua begitu nyata indahnya
                        Namun tak pernah lagi kurasakan
                        Hangatnya saat-saat bersamamu
                        Bulan dan bintang bercanda dengan riang gembira

                        Seolah mengingatkanku pada kita dulu
                        Kini kau berbeda
                        Semua menjadi sia-sia
                        Kiniku pun mulai menyadari sesuatu
                        Bahwa kau memang bukan untukku
                        Aku terus menantimu
                        Menanti kepastian kita yang tak menentu
                        Sikapmu membuatku ragu
                        Akankah kau rasakan hal yang sama denganku
                        Telahku berikan segenap cintaku untukmu

                        Tidakkah engkau rasakan itu?
                        Yang ku inginkan hanya selamanya di hatimu
                        Namunku rasa saat-saat itu telah berlalu untukmu
                        Ku tau ku tak sempurna
                        Ku tak bisa memberikan semua yang kau pinta

                        Hanya sebuah cinta yang ku punya
                        Serta tulusnya sebuah kasih sayang
                        Hanya denganmu aku bermakna
                        Dan yang ku tahu hanya kau satu-satunya

                        Cinta …
                        Ku ingin kau selalu ada
                        Karena kini ku bimbang karenanya
                        Entah kemana cinta kini kan ku bawa
                        Sesungguhnya aku sangat mencintainya

                        Namun kini seakan sirna
                        Karena duri dan bara
                         cobaan yang menerjang bagai ombak
                        Yang seakan inginkan hati ini bergerak
                        Untuk tinggalkan semua sejenak

Guruku



                       
                        Guruku....
                        Begitu mulia tugasmu
                        Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa guruku
                        Engkau menjadi orang tuaku ketika aku berada disekolah
                        dan engkau mengajarkanku berbagai ilmu pengetahuan
                                               
                        guruku...
                        Ilmu yang kau ajarkan begitu berharga bagi ku
                        Kau tak pernah lelah dalam memberikan ilmu kepada ku
                       
                        Sungguh besar kasihmu..
                        wahai guruku
                        Engkau begitu agung maha bijaksana
                        kau ajarkan damai bagi dunia
                        Aku semakin mencintaimu
                       

                        Wahai guruku...
                        Engkau bagaikan cahaya yang menerangi jiwa
                        Dari segelap- gelap dunia
                        Engkau adalah setetes embun yang menyejukkan hati
                        hati yang ditikam kebodohan

                        Sungguh mulia tugas mu guru
                        Tugas yang sangat bijaksana
                        Guru engkau adalah pahlawanku
                        jasa- Jasamu tak akan pernah kulupakan
                        Hingga akhir hayatku

Rabu, 27 Maret 2013

Analisis Wacana

     Analisis wacana adalah suatu disiplin ilmu yang berusaha mengkaji penggunaan bahasa yang nyata dalam komunikasi  atau merupakan suatu kajian  yang meneliti dan menganalisis bahasa yang digunakan  secara alamiah baik lisan maupun tulis. Misalnya pemakaian bahasa dallam komunikasi sehari-hari.
Ciri dan sifat wacana:
  1. Kaidah memakai bahasa dalam masyarakat
  2. Merupakan usaha memahami makna tuturan dalam konteks teks dan situasi
  3. Merupakan pemahaman rangkaian tuturan melalui interpretasi  semantik
  4. Banyak bergantung pada interpretasi terhadap konteks dan pengetahuan luas
  5. Wujudnya didukung oleh situasi yang tepat
     Jenis pemakaian wujud wacana:
  • Wacana Dialog
    Wacana dialog adalah wacana yang dibentuk oleh percakapan atau pembicaraan antara dua pihak seperti terdapat pada obrolan, pembicaraan dalam telp, wawancara, teks drama.
  • Wacana Monolog
    Wacana monolog adalah wacana yang tidak melibatkan suatu bentuk tutur percakapan atau pembicaraan dua pihak yang berkepentingan seperti : teks, surat, bacaan, cerita,

Jumat, 22 Maret 2013

Dear Deary

Aku tau kau sangat menyayangi ku,
Aku juga tau kalau antara orang tua kita sudah saling menyetujui, tapi jujur aku belum siap menjalani hari-hari dengan mu. Dari aku terbangun hingga aku terlelap lagi.
Aku masih butuh waktu untuk berfikir panjang, aku masih ingin bebas menjalani hari-hari ku
Masih banyak cita-citaku yang belum terwujud. Jika memang kita jodoh Allah akan mempertemukan kita dengan jalan yang terindah.
Aku hargai kamu, tapi aku ingin kamu mapan dulu sebelum hidup dengan ku. Karna jujur aku mau apa yang aku inginkan bisa kamu kabulkan, dan kamu juga tau kalau aku orangnya egois dan ingin menang sendiri. Namun Jika Allah tidak mempertemukan kita, maka kamu harus tahu dan harus ingat lagu yang sering aku nyanyikan untuk mu " T2 : " Tak Jodoh ".
                 Kering air mata ku mengingat tentangmu
                 Tentang kita yang tak jodoh
                 Dulu pernah bermimpi saling memiliki
                 Nyatanya pun tak kesampaian
Rela relakanlah masa itu
Biarkanlah jadi masa lalu
                  Kenang diriku selalu dihatimu
                  Selalu dijiwamu Simpan di memorimu
                  Kunanti dirimu bila malampun tiba
                  Cukup kita yang tahu mimpi jadi saksinya


Chami