Setelah usai shalat subuh, aku duduk di depan kos ku, tiba-tiba aku mendengar ponselku berdering, ku berlari masuk kedalam kamar dan melihat siapa yang menelponku pagi-pagi begini. Aku kaget sekaligus senang karena yang menelpon adalah ayahku. Ayah mengatakan : " ayah sama ibu udah sampai di Medan jam 10 semalam, mau dibelikan apa oleh-olehnya besok? bju yang adek minta semalam itu nggak ada, udah ayah cari sama ibu tadi malam".
Aku menjawab : Alhamdulillah ayah sama ibu sampai tujuan dengan selamat, kalau bju yang adek pesan itu nggak ada, ya udah ayah blikan apa aja yang menurut ayah baik.
ayahku menjawab" ya udah, kalau begitu, jaga diri baik-baik dirantau orang, blajar yang giat,,
Setelah itu ayahku menutup telponnya,
Aku bahagia karena aku akan di belikan sesuatu, meskipun itu tidak seberapa harganya, yang aku lihat ada keikhlasan dari mereka berdua.
Hidup Adalah Perjuangan
Hidup ini bagaikan layang-layang, bila angin membadai, dia terus terbang menjejah awan, namun bila talinya terputus ia hanyut dibawa angin. Menyerah Kepada Takdir dan terdampar di badai ombak rindu.
Senin, 01 April 2013
Jumat, 29 Maret 2013
Akhir Sebuah Cintaku
Awalnya semua begitu
nyata indahnya
Namun tak pernah lagi
kurasakan
Hangatnya saat-saat
bersamamu
Bulan dan bintang
bercanda dengan riang gembira
Seolah mengingatkanku
pada kita dulu
Kini kau berbeda
Semua menjadi sia-sia
Kiniku pun mulai
menyadari sesuatu
Bahwa kau memang bukan
untukku
Aku terus menantimu
Menanti kepastian kita
yang tak menentu
Sikapmu membuatku ragu
Akankah kau rasakan hal
yang sama denganku
Telahku berikan segenap
cintaku untukmu
Tidakkah engkau rasakan
itu?
Yang ku inginkan hanya
selamanya di hatimu
Namunku rasa saat-saat
itu telah berlalu untukmu
Ku tau ku tak sempurna
Ku tak bisa memberikan
semua yang kau pinta
Hanya sebuah cinta yang
ku punya
Serta tulusnya sebuah
kasih sayang
Hanya denganmu aku
bermakna
Dan yang ku tahu hanya
kau satu-satunya
Cinta …
Ku ingin kau selalu ada
Karena kini ku bimbang
karenanya
Entah kemana cinta kini
kan ku bawa
Sesungguhnya aku sangat
mencintainya
Namun kini seakan sirna
Karena duri dan bara
cobaan yang menerjang bagai ombak
Yang seakan inginkan
hati ini bergerak
Untuk tinggalkan semua
sejenak
Guruku
Guruku....
Begitu mulia tugasmu
Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
guruku
Engkau menjadi orang tuaku ketika aku berada
disekolah
dan engkau mengajarkanku berbagai ilmu
pengetahuan
guruku...
Ilmu yang kau ajarkan begitu berharga bagi ku
Kau tak pernah lelah dalam memberikan ilmu
kepada ku
Sungguh besar kasihmu..
wahai guruku
Engkau begitu agung maha bijaksana
kau ajarkan damai bagi dunia
Aku semakin mencintaimu
Wahai guruku...
Engkau bagaikan cahaya yang menerangi jiwa
Dari segelap- gelap dunia
Engkau adalah setetes embun yang menyejukkan
hati
hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugas mu guru
Tugas yang sangat bijaksana
Guru engkau adalah pahlawanku
jasa- Jasamu tak akan pernah kulupakan
Hingga akhir hayatku
Rabu, 27 Maret 2013
Analisis Wacana
Analisis wacana adalah suatu disiplin ilmu yang berusaha mengkaji penggunaan bahasa yang nyata dalam komunikasi atau merupakan suatu kajian yang meneliti dan menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah baik lisan maupun tulis. Misalnya pemakaian bahasa dallam komunikasi sehari-hari.
Ciri dan sifat wacana:
- Kaidah memakai bahasa dalam masyarakat
- Merupakan usaha memahami makna tuturan dalam konteks teks dan situasi
- Merupakan pemahaman rangkaian tuturan melalui interpretasi semantik
- Banyak bergantung pada interpretasi terhadap konteks dan pengetahuan luas
- Wujudnya didukung oleh situasi yang tepat
- Wacana Dialog
Wacana dialog adalah wacana yang dibentuk oleh percakapan atau pembicaraan antara dua pihak seperti terdapat pada obrolan, pembicaraan dalam telp, wawancara, teks drama. - Wacana Monolog
Wacana monolog adalah wacana yang tidak melibatkan suatu bentuk tutur percakapan atau pembicaraan dua pihak yang berkepentingan seperti : teks, surat, bacaan, cerita,
Jumat, 22 Maret 2013
Dear Deary
Aku tau kau sangat menyayangi ku,
Aku juga tau kalau antara orang tua kita sudah saling menyetujui, tapi jujur aku belum siap menjalani hari-hari dengan mu. Dari aku terbangun hingga aku terlelap lagi.
Aku masih butuh waktu untuk berfikir panjang, aku masih ingin bebas menjalani hari-hari ku
Masih banyak cita-citaku yang belum terwujud. Jika memang kita jodoh Allah akan mempertemukan kita dengan jalan yang terindah.
Aku hargai kamu, tapi aku ingin kamu mapan dulu sebelum hidup dengan ku. Karna jujur aku mau apa yang aku inginkan bisa kamu kabulkan, dan kamu juga tau kalau aku orangnya egois dan ingin menang sendiri. Namun Jika Allah tidak mempertemukan kita, maka kamu harus tahu dan harus ingat lagu yang sering aku nyanyikan untuk mu " T2 : " Tak Jodoh ".
Kering air mata ku mengingat tentangmu
Tentang kita yang tak jodoh
Dulu pernah bermimpi saling memiliki
Nyatanya pun tak kesampaian
Rela relakanlah masa itu
Biarkanlah jadi masa lalu
Kenang diriku selalu dihatimu
Selalu dijiwamu Simpan di memorimu
Kunanti dirimu bila malampun tiba
Cukup kita yang tahu mimpi jadi saksinya
![]() |
| Chami |
Langganan:
Komentar (Atom)


